ONLINEBRITA.COM, JAKARTA -Kabupaten Minahasa Utara menorehkan prestasi dalam APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026.
Minut berhasil meraih penghargaan Best Investment Promotion Category, bersama Kabupaten Klungkung.
Penghargaan ini menjadi capaian penting di tengah upaya Pemkab Minut memperkenalkan potensi dan peluang investasi daerah kepada dunia usaha dan jejaring internasional.
Di AOE 2026, Bupati Minahasa Utara sekaligus Sekretaris Jenderal APKASI, Joune Ganda, tidak hanya membawa produk unggulan daerah, tetapi juga menawarkan proyek investasi konkret senilai sekitar Rp125 miliar.
Dua proyek tersebut yakni Eco Resort and Homestay Likupang senilai Rp45 miliar dan Pabrik Kelapa Terpadu “Minut Coconut Valley” di Kauditan senilai Rp80 miliar.
Pengembangan Eco Resort and Homestay Likupang diproyeksikan membuka sekitar 500 lapangan kerja baru serta memberikan pelatihan bagi 200 warga lokal sebagai pemandu wisata, chef dan barista profesional.
Sementara Minut Coconut Valley ditargetkan melibatkan sekitar 1.000 petani dan mendorong kenaikan harga kelapa hingga 30 persen melalui pengolahan kelapa menjadi produk bernilai tambah untuk pasar ekspor Jepang dan Korea Selatan.
Capaian tersebut diumumkan pada penutupan AOE 2026. Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, mengingatkan agar expo tidak berhenti pada promosi, tetapi mampu menghasilkan transaksi dan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah.
Prestasi Minut di AOE 2026 menjadi bukti bahwa potensi daerah bukan hanya untuk dipamerkan, tetapi juga dapat dikemas menjadi peluang investasi yang konkret.(*)













