ONLINEBRITA.COM,MANADO – Lagi, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) lakukan kerjasama. Kerja sama pendidikan vokasi ini yakni penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina Manado, Senin (15/6)
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Teater Polimdo dan menjadi langkah bersama dalam membuka peluang pendidikan, penguatan kompetensi, hingga akses magang bagi siswa, khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina Manado, Henri Johanis, Owner Talasa Dive Resort sekaligus Penasehat Yayasan, Simonan Geritsen, serta Kepala Perpustakaan sekaligus Program Studi Perhotelan, Fitria Derek.
Dari pihak Polimdo, kerja sama tersebut disambut positif oleh Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA.
Ia menyampaikan bahwa pertemuan dan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi yang memberi manfaat langsung bagi peserta didik.
“Semua karena anugerah Tuhan, sehingga kita bisa bertemu dan membangun kerja sama ini. Politeknik merupakan perguruan tinggi vokasi, dan saat ini terus berjuang untuk berkembang menjadi university,” ujar Maryke.
Menurutnya, kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina Manado dapat menjadi ruang kolaborasi yang konkret, terutama dalam mendukung pengembangan potensi siswa SMK.
Maryke mengatakan, berbagai produk dan potensi yang dimiliki SMK Tongkaina dapat dikembangkan bersama Polimdo. Karena itu, ia mengajak kedua pihak untuk berjalan bersama dan saling berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami sangat menyambut positif kerja sama ini. Kita memiliki niat yang baik, maka prosesnya juga harus dilakukan dengan baik,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Polimdo membuka peluang bagi siswa Tongkaina yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bahkan, bagi siswa yang memenuhi syarat melalui program Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah, Polimdo akan memberikan perhatian dan prioritas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jika ada Kartu Indonesia Pintar, kami akan prioritaskan adik-adik dari Tongkaina sesuai mekanisme yang ada,” ujar Maryke.
Selain akses kuliah, kerja sama ini juga membuka peluang penguatan praktik lapangan. Skema pendidikan dua tahun di SMK dan satu tahun magang disebut dapat dikembangkan lebih luas, termasuk kemungkinan membuka akses magang di luar negeri, seperti Jepang maupun Thailand.
Polimdo juga memiliki program studi yang relevan dengan kebutuhan Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina, di antaranya bidang perhotelan serta wisata bawah laut. Hal ini dinilai dapat menjadi peluang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan kebutuhan industri.
Sementara itu, pihak Yayasan Pendidikan Solagratia Tongkaina Manado menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Mereka berharap kolaborasi bersama Polimdo dapat memberi dampak positif bagi pendidikan anak-anak, terutama dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan vokasi.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut pada program nyata yang memberi manfaat bagi siswa, lembaga pendidikan, dan dunia industri.(*)







