ONLINEBRITA.COM MANADO, – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai halaman Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut), Jumat (6/11/2026). Ribuan lanjut usia (lansia) atau yang akrab disapa para “oma” dan “opa” dari berbagai wilayah pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tumpah ruah memadati lokasi tersebut.
Kedatangan ribuan jemaat lansia ini dalam rangka menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si., yang menyambut langsung para peserta di lokasi acara, mengaku sangat bersyukur dan terharu. Ia menyampaikan rasa bangganya karena Kabupaten Minahasa Utara dipercaya menjadi tuan rumah bagi perayaan akbar umat lansia gereja terbesar di Sulawesi Utara ini.
Di hadapan ribuan peserta, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa pencapaian usia senja merupakan sebuah anugerah Tuhan yang patut disyukuri setiap hari.
”Torang (kita) ini belum tentu bisa jadi tua, tapi oma-oma dan opa-opa yang ada sekarang ini sudah jelas-jelas lansia. Kehidupan ini Tuhan yang atur, dan berada pada posisi lansia saat ini adalah berkat yang luar biasa,” ungkap Joune penuh kehangatan di tengah-tengah peserta.
Perayaan yang berlangsung khidmat ini semakin terasa istimewa berkat kondisi cuaca yang sangat mendukung. Bupati mengungkapkan rasa syukurnya atas cuaca yang teduh, mengingat sehari sebelumnya wilayah Minahasa Utara sempat diguyur hujan deras.
”Kemarin hujan deras sekali. Kami sempat berpikir, Tuhan membuat iklim seperti ini supaya oma-oma dan opa-opa tidak kepanasan. Dari teduh hingga rintik-rintik kecil, ini tanda Tuhan sayang. Walau ada gerimis sedikit, semua tetap berjalan baik,” tuturnya.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara bersama jajaran panitia memastikan seluruh kebutuhan peserta dipersiapkan dengan optimal. Mulai dari fasilitas pendukung, keamanan, hingga konsumsi, semuanya diatur agar para lansia dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan nyaman dan aman.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Hein Arina, Th.M., melalui perwakilan yang hadir, serta Ketua Komisi Pelayanan Lansia Sinode GMIM, Dra. Adriana Dondokambey, M.Si., atas kepercayaan yang diberikan kepada Minahasa Utara.
Bagi Joune Ganda, kehadiran ribuan lansia GMIM ini bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan sumber berkat bagi seluruh masyarakat Tanah Tonsea. Ia bahkan mengaitkan berbagai kemajuan pembangunan di Minahasa Utara—termasuk lonjakan investasi dan hadirnya fasilitas modern seperti tiga hotel berbintang lima—sebagai buah dari doa-doa tulus para orang tua.
”Ini semua tentu bagian dari berkat yang kami terima berkat doa dari oma, opa, ibu, dan bapak sekalian,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Joune Ganda memberikan motivasi kepada seluruh anggota kelompok pelayanan lansia agar senantiasa menjaga semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun dalam melayani Tuhan. Ia mengingatkan bahwa batas fisik di usia senja tidak pernah menjadi halangan untuk terus memuliakan nama-Nya.
”Selamat Hari Ulang Tahun ke-20 untuk Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM. Biarpun suara mungkin sudah terbatas saat memuji Tuhan, tapi Tuhan melihat hati yang penuh semangat untuk memuji dan membesarkan nama-Nya,” pungkasnya.
Perayaan HUT ke-20 Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM ini sukses menjadi momentum emas untuk mempererat tali persaudaraan, sekaligus memberikan penghormatan tertinggi bagi para lansia yang terus aktif berkontribusi dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat di Tanah Minahasa.
Mec.







