Debit Air Anjlok 40 Persen, Janny Mamengko Pastikan Distribusi Air 97.000 Liter per Hari

Foto: Plt. Dirut Perumda Air Minum Zano Mahawu Kota Tomohon Janny Mamengko SE.

ONLINEBRITA.COM, TOMOHON — Kemarau panjang menyebabkan debit air turun hingga 40 persen dan mengancam ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Perumda Air Minum Zano Mahawu Kota Tomohon menyalurkan 97.000 liter air setiap hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Zano Mahawu Kota Tomohon, Janny Mamengko SE mengungkapkan, bahwa penurunan debit air terjadi pada sumber utama Mahlimbukar, Makalisung, dan Sinileyan.

Kondisi tersebut menuntut optimalisasi sumber air, pengaturan distribusi, serta dukungan operasional armada tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dimana ada empat truk tangki air dikerahkan dengan target distribusi mencapai 97.000 liter per hari melalui 20 ritasi.

“Target kami mengoperasikan empat armada truk tangki dengan 20 ritasi per hari, sehingga distribusi air dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” demikian penjelasan Mamengko, Kamis (22/10/2026).

Untuk mendukung langkah tersebut, kebutuhan anggaran operasional diperkirakan sekitar Rp30 juta per bulan. Anggaran ini mencakup kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), optimalisasi sumber air, biaya distribusi, dan kebutuhan operasional lainnya.

Di tengah penurunan debit sumber air, pelayanan melalui jaringan perpipaan disebut masih berjalan normal. Namun, pelanggan yang mengalami gangguan pasokan air di wilayahnya diminta segera melapor agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.

Perumda Air Minum Zano Mahawu.Kota Tomohon menyediakan saluran pengaduan melalui petugas penagih di masing-masing wilayah maupun kontak pelayanan resmi melalui WhatsApp di nomor 0812-4555-5199.

Berdasarkan data per Kamis (22/10/2026), jumlah pelanggan aktif Perumda Air Minum Zano Mahawu tercatat sebanyak 6.805 sambungan rumah (SR). Jumlah pelanggan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pelayanan perusahaan di tengah kondisi sumber air yang mengalami penurunan debit.

Optimalisasi empat armada tangki diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama pelanggan yang mengalami gangguan pasokan akibat dampak kemarau.

Di tengah kondisi tersebut, kecepatan respons terhadap pengaduan dan ketepatan distribusi menjadi kunci agar masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih.

Perumda pun mengimbau pelanggan untuk segera menyampaikan laporan apabila mengalami gangguan pelayanan, sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.(*/jop)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *