Foto: Wali Kota Caroll dan Wakil Wali Kota Sendy melobi pihak kementerian pacu Tomohon jadi destinasi wisata dunia.
ONLINEBRITA.COM, TOMOHON – Kota Tomohon ditetapkan sebagai salah satu lokus Sustainable and Quality Tourism Development Program (SQTDP).
Program ini mencakup penguatan infrastruktur, amenitas, aksesibilitas, dan penataan kawasan wisata secara berkelanjutan.

Penetapan itu diperoleh dalam audiensi Pemerintah Kota Tomohon dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Kementerian Pariwisata pada 15–16 September 2026.
Dalam audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum pada Selasa (15/9/2026), Pemkot Tomohon membahas penguatan infrastruktur dan penataan kawasan pariwisata.

Rombongan diterima Plt. Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Direktorat Cipta Karya Kusumawardhani ST MT dan Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Utara Ir. Reza Rizka Pratama ST.
Audiensi berlanjut di Kementerian Pariwisata pada Rabu (16/9/2026). Rombongan diterima Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Dwi Marhen Yono untuk membahas pengembangan amenitas dan aksesibilitas pariwisata di Tomohon.
Pemkot Tomohon menyatakan SQTDP akan meningkatkan daya tarik dan daya saing destinasi, mendorong investasi dan pengembangan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintahan Caroll J.A Senduk–Sendy G.A Rumajar (CS-SR) untuk menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
Pengembangannya akan memanfaatkan potensi alam, budaya, bunga, dan berbagai agenda pariwisata di Tomohon.
Audiensi turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Bappelitbangda, serta Sekretaris Dinas PUPR Kota Tomohon.(*/jop)







