MINUT,ONLINEBRITA.COM – Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, menegaskan bahwa kebijakan anggaran daerah tahun 2027 tidak boleh sekadar berhenti pada urusan angka, melainkan harus menjadi instrumen percepatan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Joune Ganda dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Utara saat penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Sabtu (8/8/2026).
Dalam rancangan tersebut, total pendapatan dan belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1.182.568.834.857,05. Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp177,8 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp992,2 miliar, serta lain-lain pendapatan sah sebesar Rp12,5 miliar.
Sementara untuk sisi belanja, alokasi terbesar adalah belanja operasi sebesar Rp902,4 miliar (76,24%), diikuti belanja modal sebesar Rp86,3 miliar (7,3%) untuk infrastruktur dan aset tetap, serta belanja transfer sekitar Rp190,7 miliar.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Minahasa Utara,” tegas Bupati Joune.
Tema pembangunan Minahasa Utara tahun 2027 diarahkan pada percepatan transformasi menuju “Minahasa Utara Hebat” sebagai daerah logistik yang maju dan berkelanjutan. Fokus utamanya meliputi peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi, infrastruktur berkelanjutan, reformasi birokrasi, dan transformasi digital.
Joune juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD atas kerja sama dalam menyusun dokumen anggaran yang berkualitas, adaptif, dan efektif demi kesejahteraan warga Minut.
Mec











