Foto: Presentasi dari Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit, dihadapan jajaran KADIN Pusat.
ONLINEBRITA.COM, JAKARTA – Untuk pertama kalinya, Tomohon International Flower Festival (TIFF) dipresentasikan secara resmi di hadapan jajaran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Pusat.
Presentasi tersebut mendapat respons sangat positif, bahkan KADIN Pusat menyatakan siap memberikan perhatian khusus kepada Kota Tomohon.
Audiensi berlangsung di Menara KADIN, Jakarta Pusat, Rabu (15/07/2026).
Tim Kota Tomohon dipimpin Ketua Panitia TIFF 2026, Levita Supit, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Yudhistira Siwu, Ketua Komisi III DPRD Tomohon Maria H. Pioh, Ketua KADIN Tomohon Lukas Umboh, serta Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara Sigit Setiawan.
Rombongan diterima Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, bersama jajaran pengurus KADIN Pusat.
Dalam pemaparannya, Levita Supit menjelaskan bahwa TIFF tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata, tetapi juga merupakan pintu masuk untuk mendorong investasi di Kota Tomohon dan Provinsi Sulawesi Utara.
Levita yang juga menjabat Komite Tetap Bidang Waralaba KADIN Indonesia berharap dukungan KADIN dapat memperluas jejaring investasi bagi daerah.
Audiensi turut dihadiri pengurus KADIN Pusat berdarah Minahasa, Nova Sumolang, pengusaha yang bergerak di sektor minyak dan gas (migas).
Sementara itu, Sarman Simanjorang mengaku telah beberapa kali menghadiri langsung TIFF saat masih menjabat Komisaris Utama PT Pertamina Geothermal Energy.
Menurutnya, festival bunga internasional tersebut memiliki potensi besar untuk menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Sebagai bentuk dukungan, KADIN Indonesia akan memberikan perhatian khusus kepada Kota Tomohon dan menjadikannya sebagai mitra strategis.
Bahkan, Sarman menyatakan akan mengajak serta mengundang jajaran pengurus KADIN dari berbagai daerah di Indonesia untuk hadir dan meramaikan TIFF di Tomohon.
Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi TIFF sebagai agenda internasional yang tidak hanya mengangkat sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi dan kerja sama bisnis bagi Kota Tomohon.(*/jop)







