Foto: Terombang-ambing 106 hari di Pasifik, Macbul Budiman akhirnya kembali ke pelukan Keluarga.
ONLINEBRITA.COM, MINAHASA UTARA – Harapan tak pernah benar-benar padam. Setelah bertahan hidup selama 106 hari di tengah ganasnya Samudra Pasifik, nelayan asal Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Macbul Budiman (46), akhirnya berhasil diselamatkan dan kembali ke Indonesia untuk berkumpul dengan keluarganya.
Macbul, warga Jaga I, Desa Lansa, Kecamatan Wori, dilaporkan hanyut sejak akhir Februari 2026 saat melaut di perairan Biak, Papua.
Gangguan navigasi pada kapal yang digunakannya membuat ia kehilangan arah dan terbawa arus hingga ribuan kilometer ke wilayah timur Samudra Pasifik.
Selama hampir empat bulan terombang-ambing di lautan, Macbul berjuang mempertahankan hidup hingga akhirnya berhasil mencapai Pelabuhan Republik Nauru.
Setibanya di negara kepulauan tersebut, ia langsung dievakuasi aparat kepolisian dan imigrasi menuju Naoero Medical Centre (NMC) untuk mendapatkan perawatan medis.
Keberadaan Macbul pertama kali diketahui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Suva, Fiji, pada 15 Juni 2026 setelah menerima laporan dari dokter asal Indonesia, Dr. Surendra Prabhawa, yang bertugas di rumah sakit tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi fisik Macbul dalam keadaan baik, meski mengalami trauma psikologis akibat pengalaman bertahan hidup selama berbulan-bulan di tengah lautan.
Tim medis menyatakan ia hanya mengalami depresi ringan dan berada dalam kondisi stabil.
Menindaklanjuti laporan itu, KBRI Suva bergerak cepat mengurus dokumen perjalanan, termasuk Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan visa transit.
Seluruh proses dipimpin Minister Counsellor KBRI Suva, Sandy Darmosumarto, sehingga pemulangan Macbul dapat segera dilakukan melalui rute Nauru–Australia–Jakarta.
Sebelum kepulangannya, KBRI Suva juga berkoordinasi dengan berbagai instansi, di antaranya kementerian terkait, BASARNAS, BNPB, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara agar proses penjemputan berjalan lancar.
Setibanya di Jakarta pada Jumat (26/6/2026), Bupati Minahasa Utara Joune Ganda hadir langsung menyambut warganya di Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.
“Beliau adalah warga kita yang mengalami musibah saat bekerja di wilayah Papua hingga terdampar di Nauru. Atas kasih karunia Tuhan, beliau akhirnya dapat kembali dengan selamat setelah lebih dari seratus hari berada di tengah lautan,” ujar Joune.
Bupati Joune Ganda turut menyampaikan apresiasi kepada KBRI Suva, kementerian terkait, BASARNAS, BNPB, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam proses penyelamatan dan pemulangan Macbul.
Dalam waktu dekat, Macbul akan diterbangkan ke Manado sebelum kembali ke Desa Lansa untuk bertemu keluarga yang selama berbulan-bulan menantikan kepulangannya.
Kisah perjuangan Macbul Budiman menjadi bukti bahwa harapan selalu ada, sekaligus mencerminkan hadirnya negara dalam melindungi setiap warga Indonesia yang mengalami musibah, di mana pun berada.(*)













