MINUT,ONLINEBRITA.COM – Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mendesak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan transformasi radikal dalam pola pikir pelayanan publik. Ia mengajak birokrasi mengadopsi efisiensi sektor perbankan dan pasar digital (e-commerce) yang cepat, mudah, dan tidak terikat prosedur kaku.
Zudan mencontohkan transformasi perbankan di mana transfer uang kini tuntas dalam hitungan detik tanpa formulir atau tanda tangan basah, karena yang substantif adalah ketersediaan saldo, bukan administrasi kertas. Prinsip ini, menurutnya, harus dibawa ke birokrasi. Ia juga memperkenalkan konsep service without request atau layanan proaktif, seperti sistem e-commerce yang mendeteksi kebutuhan pengguna secara otomatis.
“Kalau ASN-nya lelet, negaranya dianggap lelet. Kalau ASN-nya gercep dan cerdas, rakyat akan bilang negaranya bagus,” tegas Zudan.
Untuk memastikan kebijakan berorientasi pada hasil nyata, Zudan menitipkan formula 4K sebagai landasan penyusunan peraturan daerah:
- Kecepatan: Memangkas prosedur berbelit.
- Kemudahan: Akses layanan transparan dan mudah dilacak.
- Kemanfaatan: Dampak ekonomi-sosial terbesar dari anggaran.
- Kebahagiaan: Kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur akhir.
Mec.







