ONLINEBRITA.COM MANADO, – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Frangky Akexander Tintingon, S.STP., M.Si., mengumumkan peluncuran aplikasi pembelajaran elektronik (e-learning) terbaru bernama “YSK Victory” dalam pertemuan dengan komisi lV Senin (3/11/2026).Aplikasi ini diluncurkan sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan pemenuhan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
Frangky menjelaskan, YSK Victory yang merupakan kepanjangan dari “Your Skill and Knowledge, Your Key to Victory” resmi diluncurkan pada Senin, 26 Oktober 2026 lalu.
“Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2023, setiap ASN diwajibkan mengikuti pengembangan kompetensi minimal 20 Jam Pelajaran (JP) per tahun. Melalui ISK Victory, saat ini kami telah menyediakan 36 JP atau 36 modul pembelajaran yang aktif. Platform ini terbuka tidak hanya untuk ASN Pemprov Sulut, tetapi juga ASN kabupaten/kota, bahkan terdata ada peserta dari Makassar yang telah mengikutinya,” ujar Frangky dalam paparannya, Selasa (3/11/2026).
Ia menegaskan bahwa sertifikat dari pelatihan di ISK Victory diakui secara sah dan dapat diintegrasikan ke dalam portal MyASN untuk keperluan manajemen talenta ASN. Hal ini didukung oleh status BPSDMD Sulut sebagai lembaga diklat yang terakreditasi.
Fokus Orientasi PPPK dan Persiapan Reakreditasi 2027
Selain ASN, BPSDMD Sulut juga memprioritaskan pengembangan kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahun 2026 ini, BPSDMD telah melaksanakan orientasi bagi 2.500 PPPK di lingkungan Pemprov Sulut.
“Dari total sekitar 8.000 lebih PPPK yang membutuhkan orientasi, sisa 5.000 orang lagi kami targetkan penyelesaiannya pada tahun 2028 dengan skema tanpa biaya atau gratis,” ungkapnya.
Di sisi lain, Frangky juga memaparkan kesiapan BPSDMD Sulut menghadapi reakreditasi lembaga dan dua program diklat, yakni Pendidikan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP), pada tahun 2027 mendatang.
PAD Naik Signifikan Lewat Skema Kontribusi
BPSDMD Sulut mencatatkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan pada tahun 2026, dari target awal Rp1,5 miliar menjadi Rp2,7 miliar. Kenaikan ini salah satunya didorong oleh kerja sama antar-daerah melalui skema kontribusi.
“Tahun ini kami melaksanakan kerja sama dengan Kabupaten Tambrauw untuk pelaksanaan Latihan Dasar (Latsar) CPNS sebanyak 334 orang. Ada setoran kontribusi sekitar Rp1,126 miliar yang kami gunakan untuk pembiayaan pelatihan, pelatih, coaching, dan mentoring. Pelatihan ini sedang berjalan dan ditargetkan selesai pada Desember 2026,” jelas Frangky
Rencana Diklat Manajerial 2027
Menyongsong tahun 2027, BPSDMD Sulut telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) dari 15 kabupaten/kota di Sulut. Berdasarkan pemetaan kebutuhan, BPSDMD berencana menggelar diklat PKP (Eselon IV), PKA (Eselon III), dan PKN (Eselon II) dengan pola kontribusi.
“Kami telah menyurat ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk penyesuaian anggaran. Skema ini bersifat money in, money out, di mana kabupaten/kota akan menyetor dana ke rekening BUD untuk melaksanakan kegiatan tersebut, sehingga tidak membebani APBD Provinsi. Kami tentu mengharapkan dukungan penuh dari Komisi IV DPRD Sulut agar target pengembangan kompetensi ASN di level manajerial dapat terwujud,” pungkas Frangky.












