ONLINEBRITA.COM MINUT, – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan melalui sektor pariwisata. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Desa Wisata yang berlangsung di Maumbi Room, Sutan Raja Hotel Watutumou, Kecamatan Kalawat, Selasa (03/11/2026).
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata Minut di bawah pimpinan Kepala Dinas Jein Barantian ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Utara, Novly Wowiling. Kehadiran Sekda menegaskan prioritas pemerintah daerah dalam menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi desa.
FGD ini dirancang sebagai wadah perumusan strategi komprehensif agar desa-desa di Minut tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi berkembang menjadi destinasi yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Fokus utama diskusi menyoroti dua aspek vital, yaitu pengoptimalan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pengelola utama.
Dalam paparannya, ditegaskan bahwa keberhasilan pengembangan desa wisata memerlukan sinergi erat antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Keterlibatan aktif pelaku usaha, Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis), serta penggiat adat dan budaya menjadi pilar fundamental untuk memastikan pariwisata tetap lestari dan berakar pada kearifan lokal.
Selain aspek budaya dan SDM, forum ini juga membahas secara mendalam mengenai strategi menarik investasi ke sektor pariwisata pedesaan. Pemkab Minut membuka lebar peluang kolaborasi dengan investor untuk menggarap potensi desa secara profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini sejumlah pakar dan praktisi, antara lain Akademisi dari Politeknik Negeri Manado Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense, MMTour, Ketua DPD Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Sulut Christian Tambingon, serta perwakilan jurnalis Minut Fernandus Yusi Adam yang menyoroti peran media dalam publikasi destinasi.
Melalui FGD ini, Pemkab Minahasa Utara menargetkan lahirnya arah kebijakan yang konkret dan terukur. Momentum ini diharapkan mampu mendorong desa-desa di Minut tumbuh menjadi sentra pertumbuhan ekonomi baru, dengan dukungan kolaborasi seluruh elemen masyarakat hingga peran strategis media massa dalam promosi.
Mec












