Uskup Manado Buka Raker KBK KM, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Ingatkan Hadirkan Kasih Mulia Dalam Bekerja

ONLINEBRITA.COM, TOMOHON -Rapat Kerja Kaum Bapak Katolik Keuskupan
Manado secara resm dibuka Uskup Keuskupan Manado Mrg Rolly Untu, MSc di Aula Gereja Paroki Trinitas Maha Kudus Paslaten Tomohon (24/10).


Dalam sambutan, Uskup mengingatkan agar KBK terus berkarya untuk kepentingan umat, gereja dan masyarakat. Uskup juga telah memberikan gambaran soal keberadaan umat, gereja dan jumlah kategorial serta jarak tempuh setiap wilayah gereja dan stasi. ” Dan saya terus mengunjungi umat sekaligus melihat keberadaan Gereja dengan jarak tempuh ribuan kilometer seperti Sulawesi Tengah, Kwandang Gorontalo dan lainnya.

Raker diawali misa, dihadiri Ketum KBK KM Charles R. Ngangi, Sekum John Iroth, Bendum.l Lock Koyongian
Para Ketua-Ketua Kevikepan dan Pastor
Paroki se-Keuskupan Manado, Ketua-Ketua Kaum Bapak Katolik Kevikepan dan Paroki se-Keuskupan Manado;

Sementara itu Guberjur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Rapat Kerja saat ini. Kiranya seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan penuh hikmat, serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemajuan bagi pelayanan Kaum Bapak Katolik,Gereja, daerah.

Sambutan yang dibacakan Rainier . N Dondokembey S.Hut. MAP Kadis Kehutanan Sulut mewakili Gubernur mengatakan,
Momentum Rapat Kerja seperti ini memiliki
arti yang sangat penting.

Raker bukan sekadar agenda rutinitas organisasi untuk menyusun
program tahunan, melainkan kesempatan untuk enyelaraskan visi, memperkuat kesatuan hati engevaluasi perjalanan pelayanan, serta
meneguhkan kembali panggilan Kaum Bapak
Katolik sebagai teladan dalam iman, kepala
keluarga yang bijaksana dan teladan kebaikan
dalam keluarga maupun masyarakat.

Setiap keputusan yang lahir dari forum ini diharapkan menjadi arah bersama yang memperkuat peran
KBK, tidak hanya di lingkungan paroki dan stasi, tetapi juga di tengah kehidupan bermasyarakat.


Sebagai kepala keluarga dan pilar utama
dalam keluarga Katolik, Kaum Bapak dituntut
untuk menghadirkan kasih, keteladanan, dan
pemulihan. Kemuliaan pelayann bapak-bapak
sekalian tidak hanya diukur dari keberhasilan
program-program formal organisasi, melainkan
tampak ketika pelayanan KBK melahirkan
kehidupan keluarga yang rukun, kokoh
dalam iman, membimbing generasi muda., berkarakter unggul, serta memelopori
kepedulian sosial terhadap sesama.

Rainier yang juga Plt Kadis ESDM Sulut dan Ketua 1 KBK KM ini melanjutkan sambutan gubernur mengatakan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, gereja dan organisasi keagamaan memiliki peran yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan.

Pemerintah bertugas membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, menggerakkan perekonomian, serta menghadirkan kesejahteraan materiil. Namun, pembangunan kan memiliki makna yang utuh apabila berjalan beriringan dengan pembangunan manusia dan
spiritualitas. Karakter yang jujur, semangat
melayani, integritas, dan tanggung jawab sosial
merupakan nilai-nilai mulia yang ditanamkan
secara konsisten melalui pembinaan mental
dan rohani di lingkungan keluarga dan gereja.


Sebab itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi
Utara memandang Kaum Bapak Katolik
Keuskupan Manado sebagai mitra strategis
dalam membangun daerah. Kemitraan ini
bukan hanya hubungan kelembagaan,
melainkan kesamaan kesadaran untuk
menghadirkan masyarakat yang damai, ujarnya. (Jimmy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *