MINUT ONLINEBRITA.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap era digital melalui peluncuran konsep aplikasi super-app bernama “Digikab Powered by Balé”. Inovasi ini menjadi fondasi integrasi berbagai layanan publik, transaksi ekonomi lokal, hingga sistem pembayaran pajak daerah dalam satu ekosistem digital yang mudah diakses masyarakat.
Pengembangan Digikab merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Minut dengan Bank BTN, Financial Wealth Indonesia, dan Bayarind. Kemitraan ini dikukuhkan melalui rapat koordinasi Kick-Off kerja sama yang menekankan pada efisiensi dan sinergi lintas sektor.
Berbeda dengan digitalisasi sebelumnya yang berjalan secara parsial, Digikab mengonsolidasikan berbagai layanan pemerintah ke dalam satu platform terpadu. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat:
- Menyampaikan pengaduan secara real-time.
- Mengakses layanan kedaruratan.
- Memasarkan produk UMKM dan hasil pertanian desa melalui fitur marketplace.
- Melakukan transaksi yang terhubung langsung dengan sistem pencatatan pajak daerah.
Integrasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal yang paling menonjol dari inovasi ini adalah skema pengembangannya yang tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Model kemitraan dengan sektor swasta ini menunjukkan bahwa transformasi digital dapat diwujudkan tanpa membebani keuangan daerah, sekaligus menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.
Dengan pendekatan tersebut, Minahasa Utara tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi membangun ekosistem pemerintahan digital yang modern, berkelanjutan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Mec.







