TIFF 2026 Go International: 36 Float, Delegasi 13 Negara dan Investor Siap Padati Tomohon

Foto: Kegiatan Konferensi Pers Panitia TIFF 2026, di gedung Michi No Eki Pakewa Tomohon.

ONLINEBRITA.COM, TOMOHON – Pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dipastikan siap digelar. Hingga awal Agustus, persiapan telah mencapai 95 persen, dengan 36 kendaraan hias (float) siap tampil pada Tournament of Flowers (TOF) yang menjadi ikon festival bunga bertaraf internasional tersebut.

Ketua Panitia TIFF 2026, Levita Supit, mengatakan antusiasme terhadap pelaksanaan TIFF tahun ini sangat tinggi. Tingginya minat mengikuti parade kendaraan hias, pemesanan kursi VIP, hingga stan UMKM membuat panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih awal karena kuota telah terpenuhi.

“Persiapan Panitia H-2 sebelum puncak acara ToF saat ini mencapai 95 persen, 5 persennya tinggal finishing saja,” ujar Levita dalam kegiatan konferensi Pers di gedung Michi No Eki Pakewa Tomohon, Rabu (05/08/2026).

Ia menambahkan, TIFF 2026 akan dihadiri para investor serta peserta Diplomatic Tour yang terdiri dari para duta besar dan perwakilan negara sahabat.

“Mereka adalah Duta Besar Seychelles, Bosnia dan Herzegovina, Solomon Islands, Kazakhstan, Korea Selatan, Polandia, Ukraina, Yordania, Kuba, Wakil Duta Besar Selandia Baru, Konsul Jenderal Filipina, Delegasi Pemerintah Kota Baguio, Filipina, serta perwakilan Ethiopia,” bebernya.

Menurutnya, kehadiran delegasi internasional tersebut semakin menegaskan posisi TIFF sebagai agenda pariwisata berkelas dunia.

Dia menuturkan, Pembukaan TIFF akan dilaksanakan di GOR Kota Tomohon dan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sapi kepada kelompok masyarakat, pencanangan Floriculture, serta jamuan makan malam bersama Gubernur Sulawesi Utara.

“Puncak kegiatan Tournament of Flowers akan digelar pada 8 Agustus dengan menampilkan 36 float yang dihiasi sekitar 400 ribu tangkai bunga,” paparnya.

Ia bahkan menegaskan, seluruh kendaraan hias dikerjakan oleh dekorator asal Tomohon menggunakan bunga hasil budidaya 35 kelompok petani bunga di Kota Tomohon.

“Setiap float berukuran besar membutuhkan sekitar 8.000 tangkai bunga, sedangkan float kecil sekitar 4.000 tangkai,” sebut Levita.

Bahkan, harga bunga rata-rata mencapai Rp4.000 per tangkai, dengan biaya pembuatan float sekitar Rp95 juta untuk ukuran besar dan Rp50 juta untuk ukuran kecil.

Rangkaian TIFF berlanjut pada 9–12 Agustus melalui pelaksanaan TIFF Expo yang menghadirkan 65 pelaku UMKM di lokasi khusus yang telah disiapkan panitia.

Berbagai kegiatan ekonomi kreatif, pameran, promosi produk unggulan, serta talk show bersama Diana Pungky akan digelar.

“Panggung hiburan juga akan dimeriahkan oleh Connie Constantia dan Erni Kusumastuti (Erni Kulit), sementara pada malam 8 Agustus masyarakat akan disuguhkan konser rohani,” ungkap dia.

Levita menegaskan seluruh rangkaian TIFF mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui promosi internasional, serta dukungan pengamanan dari Polda Sulawesi Utara, Polres Tomohon, jajaran TNI, dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara sehingga pelaksanaan festival diyakini berlangsung aman dan sukses.

Menurutnya, TIFF bukan sekadar agenda pariwisata, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Kehadiran investor, tamu mancanegara, dan komunitas Kawanua dari berbagai negara, termasuk California, diharapkan mampu membuka peluang investasi baru, meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat sektor UMKM, dan semakin mengukuhkan Tomohon sebagai Kota Bunga yang dikenal di tingkat internasional,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia TIFF Levita Supit didampingi Kadis Kominfo Kota Tomohon Novi Politon SE MM, dan Kadis BKPSDM Djon Sonny Liuw SPsi, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Edwin Michael Joseph SSTP MSi.(*/jop)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *