Foto: kegiatan Kick Off North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026.
ONLINEBRITA.COM, MINAHASA UTARA — Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara, terus menunjukkan tren positif dalam sektor investasi, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Hingga 20 Mei 2026, capaian investasi triwulan I di Kabupaten Minahasa Utara tercatat mencapai Rp779,18 miliar atau 39,95 persen dari target tahunan sebesar Rp1,950 triliun.

Berdasarkan paparan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, J. Victor Mailangkay, dalam kegiatan Kick Off North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026, Minahasa Utara berhasil menempati posisi teratas untuk realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) triwulan I tahun 2026.
Kabupaten Minahasa Utara mencatat nilai PMA sebesar Rp455 miliar atau 76 persen, mengungguli Kota Manado di posisi kedua dengan Rp99 miliar atau 17 persen, serta Bolaang Mongondow (Bolmong) di posisi ketiga dengan Rp22 miliar atau 4 persen.
Sementara untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Kabupaten Minahasa Utara berada di posisi kedua dengan capaian Rp324 miliar atau 21 persen.
Posisi pertama ditempati Kota Manado dengan Rp890 miliar atau 58 persen, sedangkan Kota Kotamobagu berada di posisi ketiga dengan Rp114 miliar atau 7 persen.
Secara gabungan PMA dan PMDN, Kabupaten Minahasa Utara menempati posisi kedua di Sulawesi Utara dengan total realisasi investasi sebesar Rp779 miliar atau 36 persen.
Posisi pertama ditempati Kota Manado dengan Rp989 miliar atau 46 persen, disusul Kota Kotamobagu di posisi ketiga dengan Rp114 miliar atau 5 persen.
Data tersebut dipaparkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, dalam kegiatan Kick Off North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, kepala daerah dan perwakilannya, Bea Cukai, instansi terkait, hingga organisasi pengusaha di Sulawesi Utara.
Dalam agenda itu juga dilaksanakan penandatanganan Berita Acara Dedicated Team Meeting Regional Investor Relation Unit (RIRU) Sulawesi Utara Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, turut menjadi moderator sekaligus memaparkan strategi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mencapai target realisasi investasi tahun 2026.
Keberhasilan Minahasa Utara menjadi daerah dengan capaian PMA tertinggi di Sulawesi Utara dinilai sebagai hasil dari strategi investasi yang terukur, iklim usaha yang kondusif, serta sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*/js)









