ONLINEBRITA.COM, BOLMONGRAYA – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih dari pemerintah pusat berpotensi membawa konsekuensi signifikan bagi alokasi dana di tingkat desa pada tahun 2026. Rencana efisiensi anggaran ini diprediksi akan memangkas Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), serta berdampak langsung pada penghasilan perangkat desa.
Pernyataan ini disampaikan oleh Pejabat Sementara (Pj) Sangadi (Kepala Desa) Lanut, Ezra Rumengan, pada Jumat (2/1/2026). “Terutama gaji-gaji Sangadi dan Sekdes serta aparat desa berpotensi dipotong, dampak efisiensi itu,” jelas Rumengan.
Menurutnya, sebagian dari dana yang dihemat tersebut rencananya akan dialokasikan untuk kegiatan Koperasi Merah Putih.
Skema pengurangan anggaran ini juga menyasar sektor lain, seperti pekerjaan fisik atau pembangunan infrastruktur desa, dan bahkan berpotensi berdampak pada pemberian santunan duka kepada warga.
Menyikapi hal ini, Pj Sangadi Ezra Rumengan mengagendakan pertemuan penting. Setelah mengikuti Apel Perdana Awal Tahun 2026 bersama Bupati dan Wakil Bupati, ia akan segera melaksanakan pertemuan dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendiskusikan langkah-langkah terkait efisiensi anggaran.
Di tengah ketidakpastian fiskal ini, Rumengan juga meminta seluruh perangkat desa untuk tetap bekerja secara profesional dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga. (David)






