Onlinebrita.com, Minut – Menjelang penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pemilihan legislatif. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akan menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK).
Bupati Minut Joune Ganda melaku Kasat Pol PP Bobby Nayoan menuturkan hal tersebut berdasarkan persetujuan bersama pada saat rapat koordinasi Forkompinda Kamis (01/11/23) di The Sentra Hotel.
“Sesuai dengan kesepakatan bersama Forkopimda Minut saat digelar rapat koordinasi Kamis,(01/11/2023) kemarin di Centra Hotel, mulai Senin, (06/11/2023) maka kami bersama unsur terkait lainnya TNI/Polri, Pol.PP Minut, Bawaslu dan KPU akan turun lapangan menertibkan APK yang sudah terpasang dan ini akan kami lakukan tanpa pandang bulu,” ujarnya ketika bincang santai dengan Jurnalis Minut di MoD Coffe and Kitchen.
“Kami tidak akan pandang bulu mau itu siap atau siap atau baik APK yang terpampang di ruang publik maupun di rumah pribadi akan ditertibkan,” tambahnya.
Terpisah, Kaban Kesbang Sammy Rompis menambahkan, APK yang akan ditertibkan adalah semua baliho dan alat peraga yang dipasang baik oleh partai politik maupun calon legislatif, mulai dari Pilpres, Pilcaleg dan DPD.
“Sesuai dengan berita acara kesepakatan bersama Forkopimda, KPU, Bawaslu dan Parpol peserta Pemulu yang disepakati dalam rapat koordinasi maka kami akan menertibkan APK mulai senin nanti. Mulai hari ini kami menghimbau semua pihak terkait baik partai maupun individu yang telah memasang APK untuk membersihkan secara mandiri dari ruang publik. Saatnya nanti KPU akan menetapkan spot-spot mana yang diperkenankan untuk dipasang APK dan kapan waktu pemasangannya,” terang Rompis.
Diketahui sebelum coffe morning ini digelar, Pemkab Minut telah melaksanakan rapat koordinasi terkait penertiban APK dengan semua unsur terkait yakni Forkopimda Minut, KPU, Bawaslu, dan semua Partai Politik peserta Pemilu di Minut, minus Partai Umat, Partai Gelora, dan PKS yang notabene tidak memiliki caleg di Minut.
Ditambahkan Kadis Kominfo Minut Robby Parengkuan mengajak Pers Minut untuk ikut menyukseskan Pemilu dengan pemberitaan yang proporsional dan informatif.
“Pertemuan dan bincang-bincang seperti ini akan terus dilakukan sehingga terus terjalin sinergitas dalam menyukseskan agenda nasional ini,” tutup Parengkuan.(Mesakh)













