ONLINEBRITA.COM MANADO, – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Hillary Julia Tuwo, SE, melaksanakan Reses III Masa Persidangan Pertama Tahun 2025 di Kantor Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (01/12/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri 24 peserta, terdiri atas perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perwakilan kelompok masyarakat. Legislator muda dari dapil Minahasa Utara–Kota Bitung itu mendapat sambutan positif dari pemerintah dan warga setempat.
Kegiatan diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan sambutan Pj. Hukum Tua Desa Tatelu yang mengapresiasi kehadiran wakil rakyat sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Usai sambutan, Hillary Julia Tuwo menyampaikan maksud dan tujuan reses, yakni menyerap aspirasi serta kebutuhan warga Desa Tatelu.
Dalam pemaparannya, anggota Komisi I DPRD Sulut tersebut menjelaskan tugas serta ruang lingkup kerjanya, sekaligus menguraikan sejumlah program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulut yang tengah berjalan maupun yang akan dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan penting dalam pembahasan program kerja legislatif.
Sesi dialog berlangsung hangat dan terbuka. Melalui tanya jawab, perangkat desa, BPD, dan perwakilan kelompok pemberdayaan masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Hillary mencatat seluruh masukan secara langsung sebagai bentuk komitmen dalam menjembatani kepentingan warga kepada pihak eksekutif.
Reses ditutup pukul 11.30 WITA. Dalam sambutannya, Hillary kembali menegaskan komitmennya memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Seluruh usulan dan masukan telah kami catat dan akan ditindaklanjuti dalam pembahasan di DPRD. Aspirasi ini sangat penting untuk mendorong pembangunan Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa Utara,” ujarnya.
Dua poin utama yang mengemuka dalam dialog, yakni:
Kepastian hukum terkait rencana pembangunan perumahan POLRI. Warga meminta penjelasan pemerintah mengenai konsekuensi hukum jika masyarakat menolak rencana pembangunan tersebut, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau potensi konflik.
Kerusakan jalan Tatelu–Likupang. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan sering dilalui kendaraan besar, dengan sejumlah titik berlubang yang rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan. Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan pelebaran akses jalan menuju Likupang sebagai destinasi wisata unggulan.
Melalui pelaksanaan Reses III ini, masyarakat berharap aspirasi mereka dapat diperjuangkan secara optimal demi pemerataan pembangunan di Minahasa Utara. Hillary Julia Tuwo menegaskan akan terus membuka ruang komunikasi dengan warga sebagai wujud tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
(Kliki).






