ONLINEBRITA.COM MANADO — Keluhan warganet terkait kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tengah membanjiri media sosial. Namun, derasnya kritik yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut dinilai tidak tepat sasaran akibat kurangnya pemahaman masyarakat terkait pembagian kewenangan perbaikan jalan.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Berty Kapojos, turut angkat bicara menanggapi fenomena tersebut. Legislator dari daerah pemilihan Minut–Bitung ini menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan status jalan, baik jalan nasional, provinsi, maupun kabupaten.
Salah satu titik yang paling banyak dikeluhkan adalah Jalan Soekarno. Meski secara geografis berada di wilayah Minahasa Utara, jalan tersebut berstatus sebagai jalan provinsi. Hal ini membuat Pemkab Minut tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan secara langsung menggunakan anggaran daerah.
“Masyarakat perlu memahami bahwa ada aturan yang mengatur. Jika statusnya jalan provinsi, maka pemerintah kabupaten tidak bisa melakukan perbaikan,” ujar Kapojos, Rabu (25/3/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten untuk memperbaiki aset yang bukan kewenangannya dapat menimbulkan persoalan hukum. Hal ini berpotensi menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena dianggap sebagai pelanggaran administratif.
Menurut Kapojos, selama ini Bupati Minahasa Utara kerap menjadi sasaran kritik masyarakat, padahal secara regulasi pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam menangani jalan yang bukan menjadi kewenangannya.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Terkait kerusakan di kawasan Zero Point Minut dan sekitarnya, perbaikan saat ini telah mulai dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara.
“Saat ini pengerjaan sudah berjalan melalui pemerintah provinsi. Kami berharap masyarakat dapat bersabar karena proses perbaikan sedang dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing,” pungkasnya.(Mecky Tania).





